Selasa, 6 Juni 2017 

Cek Rozak Siap Bertarung di Pilwako Palembang 2018


Spektanet.com, Palembang – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palembang tahun 2018 mendatang bakal menjadi ajang pertarungan sengit antar calon, lantaran banyaknya calon hebat dan berpengaruh yang maju dalam Pilkada tersebut.

Salah satunya, Ketua DPC Partai NasDem Palembang, Abdul Rozak yang juga merupakan Ketua Kerukunan Keluarga Palembang (KKP).

Pria yang akrab disapa Cek Rozak ini memastikan siap bertarung dalam Pilwako Palembang 2018 mendatang, setelah mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPC PDI Perjuangan Palembang, Senin (5/6).

“Kedatangan kami ke DPC PDI Perjuangan ini untuk mengembalikan formulir dikarenakan hari ini terakhir pengembalian formulir,” kata Cek Rozak saat ditemui usai pengembalian formulir di DPC PDI Perjuangan.

Untuk kelengkapan berkas nantinya akan dilakukan pada 17 Juni mendatang. Menurutnya, berkas yang saat ini masih kurang yaitu berkas validasi dari pusat. “Insya Allah semua berkasnya nanti lengkap,” tegasnya.

Menurutnya, Pilwako kali ini akan lebih seru karena memang setiap balon walikota memiliki kelebihan masing-masing begitu juga kekurangannya. Tapi yang jelas, siapa pun terpilih nantinya akan tetap membangun Kota Palembang dengan baik.

Sejauh ini, Partai Nasdem Palembang hanya memiliki lima kursi artinya pihaknya akan berkoalisi dengan satu partai besar atau dua partai kecil untuk menutupi kekurangan kursi.

Selama ini, masih kata Cek Rozak, telah melakukan pendekatan dengan beberapa partai sejak dari awal sosialisasi. “Nantinya untuk koalisi itu dipilih langsung dari DPP NasDem,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Alex Andonius menambahkan, sejauh ini dari 26 balon yang mengambil formulir hanya 18 yang mengembalikan formulir, dimana rinciannya 12 balon walikota dan 6 balon wakil walikota.

“Hari ini terakhir pengembalian formulir, sedangkan kelengkapan berkas itu pada 17 Juni mendatang,” katanya.

Nantinya, nama yang mendaftarkan diri ke DPC PDI Perjuangan ini akan diserahkan ke DPD PDI Perjuangan lalu disampaikan ke DPP PDI Perjuangan, kemudian baru dipilih calon mana yang akan diusung PDI Perjuangan.

“Ini baru tahap pertama yakni penjaringan, untuk pemilihan DPP itu nantinya berdasarkan elektabilitas serta fit and proper tes,” pungkasnya.


[mashshare]

Leave a Reply


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *