Selasa, 10 Februari 2015 

Disbudpar Sumsel Tegaskan Candi Bumi Ayu Milik Sumsel


Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga

Spektanet.com, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan, jika Candi Bumi Ayu yang berada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tetap milik Sumsel, khususnya Kabupaten PALI.

Kepastian ini diungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga setelah ada dugaan Provinsi Jambi mengklaim keberadaan candi tersebut masuk ke wilayahnya.

“Hanya saja, meski berada di wilayah pemekaran Muarenim, pemeliharaannya berada dalam tanggung jawab Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi,” jelas Irene saat dihubungi awak media, Selasa (10/2).

Dijelaskan mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Sumsel ini,  ruang lingkup wilayah kerja BP3 Jambi meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu serta Jambi.

“Jadi hanya wilayah kerjanya saja yang meliputi Sumsel. Mengingat, tidak semua provinsi di Indonesia memiliki Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala atau BP3. Di Sumatera, BP3 ada di tiga provinsi, yakni Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Jambi,” lanjutnya.

Menurutnya, Disbudpar Sumsel akan segera melakukan pembahasan ini dengan pemerintahan setempat, termasuk membicarakan mengenai detail arah pembangunan komplek Percandian Bumiayu yang berdiri diatas lahan seluas 75,56 hektare tersebut.

“Kita juga akan bahas mengenai usulan bantuan dana ke pemerintah pusat,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Rizal Kenedi mengatakan, Candi Bumi Ayu yang secara geografis masuk wilayah Sumsel, menjadi hak Badan Arkeologi Jambi sehingga Sumsel tidak bisa melakukan pengembangan dengan leluasa.

(dp)


[mashshare]

Leave a Reply


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *